Jaga Keutuhan Partai, Ketum Bahlil Minta Pengurus Golkar Jaga Solidaritas
Jaga Keutuhan Partai, Ketum Bahlil Minta Pengurus Golkar Jaga Solidaritas

Golkar Riau - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya para kader menjaga persatuan. Setiap kader memiliki tanggung jawa bersama dalam menjaga keutuhan partai.

Hal itu disampaikan Bahlill saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Provinsi Maluku Utara (Malut) di Ternate. Bahlil meminta kepada pengurus wilayah agar tidak melakukan praktik asal pecat di internal partai.

Menteri ESDM ini menyampaikan, dalam penyelenggaraan Musda menjadi hal yang wajar ketika ada perbedaan pilihan atau pendapat. Namun, hal itu tidak boleh menjadi dasar terjadinya perpecehan.

“Jangan sampai hanya karena perbedaan dukungan, lalu ada kader yang disingkirkan. Kita ini satu keluarga besar Golkar,” kata Bahlil.

Pria kelahiran Banda, Maluku Tengah ini menyampaikan, Musda bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum krusial untuk evaluasi dan konsolidasi kekuatan partai. Perlu ada kerja nyata menjelang gelaran Pemilu 2029.

"Dari forum inilah akan lahir gagasan, strategi dan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman," imbuhnya.

Bahlil menekankan, sebagai partai besar, Golkar harus terus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat, mulai dari menciptakan lapangan kerja hingga meningkatkan kesejahteraan di daerah.

“Partai Golkar dalam sejarahnya tidak dimiliki satu kelompok tertentu atau satu keluarga tertentu, tapi Partai Golkar ini milik seluruh rakyat Indonesia yang mencintai tanah ini. Oleh karen itu, politik Partai Golkar adalah politik untuk kesejahteraan dengan doktrin karya kekaryaan,” tukas Bahlil. 

"Musda ini adalah sarana memperkuat soliditas dan merumuskan langkah strategis, terutama dalam menghadapi tantangan politik ke depan," pungkas Alien Mus. 

Alien mengajak seluruh kader beringin Malut untuk meninggalkan perbedaan pilihan yang terjadi selama musyawarah, dan kembali bersatu demi membesarkan partai.

Sumber : JAWA POS