Sama-Sama dari Golkar, Sutoyo Siap Dampingi Dr Adam dalam Pilkada Kuansing
Adam-Sutoyo-AYO

Golkar Riau - H Sutoyo anggota DPRD Kuansing dari Partai Golkar, menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Kuansing mendampingi Dr Adam SH MH. Mereka sama-sama berasal dari partai yang sama, yakni Partai Golkar. Pria kelahiran 1980 dan memiliki dua orang anak itu mengenal baik sosok Dr Adam SH MH yang menjadi pasangannya sebagai bakal calon bupati. Ketua DPD II Partai Golkar Kuansing itu, menurut lelaki yang sudah tiga periode duduk sebagai anggota DPRD Kuansing itu, bukan orang lain baginya.

"Dr Adam SH MH adalah saudara saya yang tak sedarah. Saya tahu dia, dan dia tahu saya," papar H Sutoyo didampingi Sekretaris Golkar Kuansing Masdar saat bersilaturahmi dengan berbagai organisasi jurnalis di Kuansing dan awak media, Senin (5/8/2024) di sebuah rumah makan di Kuansing.

Menurut alumni Pondok Pesantren Gontor yang menamatkan pendidikan S1 Hukum Universitas Lancang Kuning dan tengah melanjutkan pendidikan S2 Hukum di Universitas Islam Riau (UIR), tegas mengatakan kalau mereka berdua (Adam-Sutoyo-AYO) diberi amanah oleh masyarakat Kuansing, tak kan menikung Adam dari belakang. Tapi bersama-sama membangun Kuansing, berjuang untuk semua masyarakat Kuansing tanpa terkecuali.

"Saya berada di sini bukan hanya untuk masyarakat ekstrans, tetapi berbicara untuk masyarakat Kuansing. Dan itu sudah komitmen kami bersama. Kuansing harus dibangun dengan kebersamaan," papar Sutoyo.

Sebenarnya, lanjut Sutoyo, tak pernah terlintas pada dirinya sampai sejauh ini melangkah dalam dunia politik. Di mana dia hanya anak seorang petani yang ikut program transmigrasi pada tahun 1990 lalu.

Tetapi pemikirannya terbuka, ketika dia bertemu dengan mantan Bupati Kuansing H Sukarmis, ayah Dr Adam. Meski tidak bersekolah tinggi, tetapi H Sukarmis memiliki pemikiran yang merakyat, apa adanya. Sosok Sukarmis merangkul semua orang, semua desa, semua wilayah sama seperti masyarakat Kuansing lainnya.

"Tak pernah membedakan mereka warga ekstran dengan tempatan," katanya.

Sosok Sukarmis memiliki konsep yang dinilainya tepat. Membangun Kuansing dari desa seperti lingkaran obat nyamuk. Jalan-jalan mereka di ekstran di aspal pada masa zaman H Sukarmis. "Makanya Pak H Sukarmis dekat dengan mereka di ekstran," sambungnya lagi.

Sejak dia, istri dan orang tuanya tinggal di Desa Sungai Kuning Kecamatan Singingi, merasa Kuansing adalah tanah mereka, kampung mereka. "Jadi saya maju sekarang, untuk berjuang dengan iklas demi kesejahteraan serta berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kuansing," katanya.

Pola pemikiran H Sukarmis itu membuatnya terjun ke politik. Ketika itu H Sukarmis memimpin untuk periode keduanya sebagai Bupati Kuansing. Awalnya dia sebagai Kordes (Koordinator Desa) Golkar Kuansing. Lalu kemudian diminta maju ke DPRD Kuansing pada pileg 2014 hingga terpilih lagi pada Pileg 2019 dan 2024.

"Tapi ini terdorong berkat pemikiran H Sukarmis. Bahwa untuk memperjuangkan masyarakat harus melalui sebuah wadah. Legislatif atau eksekutuf, " katanya.

Untuk itu, dia memohon doa dan dukungan pada masyarakat Kuansing. AYO berkomitmen untuk berjuang untuk masyarakat Kuansing tanpa terkecuali.

Sumber: https://riaupos.jawapos.com/kuansing/2254942528/sama-sama-dari-golkar-sutoyo-siap-dampingi-dr-adam-dalam-pilkada-kuansing