Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Al Hidayah Provinsi Riau Ajak Umat Maknai Semangat Hijrah
Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Al Hidayah Provinsi Riau Ajak Umat Maknai Semangat Hijrah

Golkar Riau - Pengajian Al Hidayah Provinsi Riau menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dengan penuh khidmat. Kegiatan yang dihadiri pengurus tersebut menghadirkan Ustaz Syamsurizal, S.Ag. sebagai penceramah utama.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan tausiah agama, doa bersama, serta silaturahmi antarjamaah sebagai bentuk mempererat ukhuwah Islamiyah.

Dalam tausiahnya, Ustaz Syamsurizal, S.Ag. mengajak seluruh jamaah menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Menurutnya, makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan sikap, akhlak, dan kualitas keimanan.

"Hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW mengajarkan kita tentang perjuangan, pengorbanan, dan tekad untuk terus memperbaiki diri. Karena itu, setiap pergantian tahun Hijriah hendaknya menjadi kesempatan bagi kita untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal saleh, serta mempererat persaudaraan sesama umat Islam," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengajian Al Hidayah Provinsi Riau, Hj. Nuraini, SE., MM., mengatakan peringatan 1 Muharram merupakan momentum penting bagi seluruh umat Islam untuk melakukan introspeksi diri sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan nilai-nilai Islam di tengah kehidupan bermasyarakat.

"Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah hendaknya kita jadikan sebagai momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Semangat hijrah Rasulullah SAW mengajarkan kita pentingnya perubahan menuju kebaikan, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun pengabdian kepada masyarakat," ujar Nuraini.

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan kader Al Hidayah di Provinsi Riau untuk terus berperan aktif dalam membangun masyarakat melalui dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Saya mengajak seluruh pengurus dan kader Al Hidayah di Provinsi Riau untuk terus menjadikan majelis taklim sebagai wadah memperdalam ilmu agama, memperkuat silaturahmi, serta menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin. Mari kita isi tahun baru Hijriah ini dengan amal saleh, kepedulian sosial, dan semangat melayani masyarakat. InsyaAllah Al Hidayah akan terus hadir sebagai organisasi perempuan yang memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan daerah," katanya.

Menurut Nuraini, semangat hijrah harus diwujudkan dalam tindakan nyata dengan membangun keluarga yang harmonis, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pengajian Al Hidayah Provinsi Riau berharap nilai-nilai hijrah dapat menjadi inspirasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat keislaman, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah ini ditutup dengan doa bersama sebagai ikhtiar memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi masyarakat Riau serta bangsa Indonesia.