Porprov Riau 2026 Resmi Ditunda, Dua Tuan Rumah Mundur karena Masalah Anggaran
Golkar Riau - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau yang dijadwalkan berlangsung pada 2026 dipastikan ditunda. Penundaan ini terjadi setelah dua daerah yang sebelumnya ditunjuk sebagai tuan rumah, yakni Siak dan kemudian Kota Dumai, resmi mengundurkan diri. Keduanya menyampaikan alasan yang sama: terganggunya kesiapan anggaran akibat persoalan dana transfer pusat ke daerah.
Kota Dumai sempat menyatakan kesiapannya menggantikan Siak sebagai tuan rumah. Namun belakangan, Dumai juga menarik diri karena tidak mampu memenuhi kebutuhan anggaran penyelenggaraan setelah adanya pemotongan TKD.
Ketua Komisi V DPRD Riau, Indra Gunawan Eet, membenarkan bahwa Dumai telah menyampaikan surat pengunduran diri kepada KONI Riau.
“Dumai resmi mengusulkan pengunduran diri sebagai tuan rumah karena persoalan TKD yang memengaruhi kemampuan anggaran. Situasi ini juga terjadi di banyak provinsi lain, sehingga sejumlah iven terpaksa ditunda akibat masalah transfer pusat ke daerah,” ujar Indra Gunawan Eet, Jumat (21/11/25).
Sejatinya, tujuh kabupaten/kota telah menyatakan kesiapan bertanding dalam Porprov di Dumai. Namun karena tuan rumah tidak siap, maka gelaran ini resmi ditunda hingga tahun berikutnya.
Provinsi Riau sendiri telah menyiapkan sharing budget sekitar Rp10 miliar untuk mendukung Porprov. Total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp22 miliar, dengan komitmen sebelumnya bahwa Dumai siap melaksanakan dengan dukungan dana provinsi.
“Ternyata tuan rumah tidak mampu. Porprov 2026 ditunda, kemungkinan digelar pada 2027,” tegas Indra Gunawan Eet.
Politisi Golkar ini menambahkan, awalnya pemerintah provinsi menyiapkan masing-masing Rp5 miliar untuk Siak dan Dumai sebagai tuan rumah. Namun setelah Siak mundur, alokasi tersebut dialihkan sepenuhnya ke Dumai sebelum akhirnya kota itu juga menyatakan tidak sanggup.